21/09/2020

Aktifkan “Tombol Kematian” di Ponsel Anda Untuk Antisipasi Pencurian

Aktifkan “Tombol Kematian” di Ponsel Anda Untuk Antisipasi Pencurian

 

Ponsel yang hilang memang sangat menyebalkan, saya sendiri sudah pernah mengalami bahkan bisa jadi anda sendiri juga merupakan salah satu korban, agar tidak terulang kembali hal buruk tersebut ada baiknya simak informasi berikut.

Sekarang sudah ada undang-undang pencegahan pencurian ponsel (Smartphone Theft Prevention Act) meskipun dengan pengesahan undang-undang tersebut tidak menjamin pencurian ponsel akan berhenti tapi setidaknya akan menurun. undang-undang tersebut mewajibkan pabrikan software ponsel seperti Google dan Apple untuk menanamkan software anti maling di produk mereka. Paket tersebut kebanyakan berupa fitur “mengaktifkan kunci perangkat” dan “mengapus data dari jarak jauh” untungnya sekarang sudah tertanam di ponsel anda, dan itu sangat mudah untuk mengaktifkannya.

iOS: Find My iPhone

Setiap iPhone pasti terhubung dengan akun iCloud yang memiliki fitur Find My iPhone, yang memungkinkan ada tahu dimana terakhir lokasi hilangnya perangkat anda, dan pengaktifan kunci perangkat, fitur yang mengharuskan anda untuk tetap terhubung dengan user name dan password pada iPhone.

Bila anda hendak menjual iPhone atau untuk sekedar diberikan kepada teman, anda bisa mematikan terlebih dahulu aplikasi Pengaktifan kunci perangkat dan Find My iPhone lalu hapus akun iCloud anda.

Jika ponsel anda dicuri atau hilang, aplikasi Activation Lock akan menghentikan pencuri mengakses ponsel tersebut dan hanya mendapatkan iPhone yang tak bisa digunakan lagi.

Bila anda ingin mengaktifkan Find My iPhone caranya, buka Setting pada iOS > Apple ID, lalu pilih perangkat yang sedang digunakan. Dari sana anda bisa mengaktifkan atau mematikan Find my iPhone, atau melihat lokasi di mana iPhone anda sekarang berada, tapi sebelumnya anda juga harus mengaktifkan akses Lokasi pada aplikasi Find My iPhone Caranya, Setting > Privacy > Location Services.

Android: Find My Device

Sedangkan untuk perangkat android, aplikasi tersebut bernama Find My Device yang selanjutnya bisa di akses melalui.

Buka Setting > Google > Security, kemudian aktifkan “ Remotely locate this device” dan “Allow remote lock and erase ”.

Untuk melihat apakah perangkat anda terditeksi  dan  lokasi perangkat bisa di akses melalui Browser untuk melihatnya. Cukup ketik di Google “ find my phone” dan bila Find My Device sudah aktif anda akan melihat lokasi di mana perangkat anda sekarang berada.



Selanjutnya anda juga perlu untuk menampilkan perangkat  di Google Play. caranya kunjungi Google Play, pada  halaman setting,  klik pada pengaturan visibilitas perangkat anda.

Bila kemungkinan si pencuri melakukan factory reset (kembali kepengaturan pabrik) di perangkat dengan asumsi untuk menghapus data pemilik sebelumnya agar bisa diganti dengan data baru miliknya, maka dia harus membuktikan bahwa perangkat tersebut adalah miliknya. Menurut Google, “ anda dapat masuk dengan Akun google yang sebelumnya atau yang sudah ditambahkan sebelumnya serta di sinkronkan ke perangkat sebagai akun utama bukan sebagai akun tamu. Jika anda tidak bisa memberikan informasi tersebut saat pemasangan, maka anda sama sekali tidak dapat menggunakan perangkat itu lagi setelah factory reset.”

Banyak yang pesimis dengan metode pengamanan Ponsel melalui software tanpa di dukung oleh pihak pemerintahan khususnya kepolisian untuk menindak lanjuti laporan kehilangan ponsel kecuali pencuri yang sedang apes tertangkap tangan.  

Dengan metode pengamanan tersebut diatas setidaknya kita bisa melindungi data penting dengan fitur “hapus perangkat jarak jauh”, dan jangan terlalu berharap ponsel akan kembali.

 

Leave a Reply

Back to Top